Skip to Content
Yagi Forest Skincare
  • Home
  • Shop
  • Our Story
    • Purpose
    • Process
    • Ingredients
    • People
    • Partners
  • Impact
    • Track My Impact
    • Yagi Impact
  • Learn
    • Talks/Podcast
    • Blog
  • Yagi Point
    • My Yagi Point
    • Tukar Point
  • Events
  • 0
  • 0
  • English (US) Bahasa Indonesia
  • Sign in
  • Contact Us​​
Yagi Forest Skincare
  • 0
  • 0
    • Home
    • Shop
    • Our Story
      • Purpose
      • Process
      • Ingredients
      • People
      • Partners
    • Impact
      • Track My Impact
      • Yagi Impact
    • Learn
      • Talks/Podcast
      • Blog
    • Yagi Point
      • My Yagi Point
      • Tukar Point
    • Events
  • English (US) Bahasa Indonesia
  • Sign in
  • Contact Us​​

Ketahui Klaim-Klaim dari Produk Skincare Sebelum Membeli

  • All Blogs
  • Artikel
  • Ketahui Klaim-Klaim dari Produk Skincare Sebelum Membeli
  • September 13, 2025 by
    Ketahui Klaim-Klaim dari Produk Skincare Sebelum  Membeli
    Yagi Forest Skincare
    | No comments yet

    Tahukah kamu, seringkali industri kecantikan menggunakan banyak kata dan janji untuk

    mengiming-imingi calon pembeli. Hal-hal yang dijanjikan secara berlebihan oleh produk

    skincare seringkali membuat kamu harus menghabiskan uang lebih banyak untuk belanja

    skincare.


    Ketidaktahuan kita terhadap kebenaran klaim tersebut bahkan dapat membuat kulit

    mengalami efek negative dalam jangka waktu panjang.

    Dilansir dari Harpersbazaar, berikut adalah klaim-klaim umum yang berada pada label

    produk skincare yang tidak boleh langsung kamu percaya.


    1. Organik

    Produk dibilang organik bila bahannya berasal dari proses yang mentah. Yaitu menggunakan

    pupuk dan pestisida alami dalam proses penanamannya, serta tidak ada tambahan bahan

    sintetis atau kimia ketika dibudidayakan.

    Brand yang mengklaim produknya organik harus bisa membuktikan bahwa kandungan

    bahannya adalah minimal 95% natural baru bisa mendapatkan sertifikasi. Lalu sisa kandungan

    lainnya apa? Sisa kandungan lainnya adalah tambahan berupa senyawa sintetis. Jadi

    meskipun produk organik mengandung bahan natural, tapi produk ini tidak bisa disebut

    sebagai produk natural.


    2. Natural

    Selanjutnya adalah produk natural. Produk perawatan dikatakan natural apabila semua


    kandungan yang dipakai berasal dari bahan-bahan alami, seperti minyak esensial, akar-

    akaran, tanaman herbal, bunga-bungaan hingga biji-bijian seperti biji kakao.


    Kandungan-kandungan pada produk natural seharusnya murni tanpa tambahan senyawa

    sintetis seperti pengawet, pewarna buatan atau pewangi. Apabila produk tersebut

    membutuhkan wewangian, maka campuran yang digunakan juga adalah minyak esensial

    yang sekaligus berfungsi sebagai aroma terapi.

    Walau demikian, saat ini ada banyak produk perawatan tubuh dan kecantikan yang


    memberi label produknya “natural”, namun sebenarnya di dalamnya mengandung bahan-

    bahan yang tidak natural. Misalnya dia hanya menggunakan sedikit saja ekstrak dari


    tanaman tertentu, namun mengklaim produknya natural.


    YAGI Natural adalah produk perawatan tubuh yang produk-produknya menggunakan bahan

    dasar alami cocoa butter. Semua produknya dibuat sedemikian rupa demi memberikan hasil

    maksimal pada kulit kamu.


    3. Cruelty – Free

    Produk yang mengklaim dirinya cruelty-free dan sudah menggunakan logo kelinci mungil di

    label kemasannya berarti bahwa produk tersebut sudah lolos sertifikasi Leaping Bunny.

    Artinya dalam proses pembuatan produknya, tidak ada keterlibatan makhluk hidup atau uji

    coba pada binatang (animal testing).

    Akan tetapi, klaim tersebut hanyalah sebatas kesadaran produsen untuk melindungi

    binatang dari kekejaman eksploitasi saja, ya. Klaim tersebut tidak otomatis memberi

    gagasan bahwa produk tersebut berbahan natural.


    4. Produk Vegan

    Produk dengan klaim vegan berarti bahwa produk tersebut tidak mengandung bahan

    apapun yang berasa dari hewan dan turunannya (seperti madu dari lebah, wax dari lebah,

    dst), namun masih ada kemungkinan bahwa produk akhir tersebut diuji coba pada hewan.

    Biasanya produk yang belum cruelty-free adalah produk yang brandnya juga dipasarkan di

    China, sebab semua produk kecantikan yang akan dijual di China memang wajib melalui

    tahap uji coba pada hewan sebelum dipasarkan.

    Meski produk kosmetik berbahan vegan hanya mengandalkan ekstrak tumbuhan sebagai

    bahan baku, umumnya juga menggunakan bahan baku kimia sebagai pengganti unsur

    hewani. Jadi produk yang diklaim vegan pun belum tentu produk natural.


    5. Clean Beauty Skincare

    Tren skincare yang sedang populer belakangan ini adalah clean beauty. Clean beauty adalah

    produk perawatan wajah dan tubuh yang diklaim tidak mengandung racun, dibuat tanpa

    bahan atau senyawa yang dapat membahayakan kesehatan. Pada dasarnya adalah produk

    ini tidak hanya aman untuk manusia tapi juga aman untuk bumi ini.

    Clean beauty skincare berbeda dengan produk vegan. Produk skin care bisa dikatakan vegan

    jika tidak mengandung segala bahan yang diproduksi dari hewan, namun bukan berarti

    terbebas dari bahan kimia. Sebaliknya clean beauty skincare juga belum tentu vegan. Meski

    tidak mengandung bahan-bahan kimia, tapi clean beauty skincare umumnya masih

    mengandung bahan-bahan yang dihasilkan oleh hewan seperti madu, lanolin atau wax yang

    terbuat dari lebah.


    6. Teruji secara Dermatologis

    Kata-kata di atas biasanya akan memberi ide bahwa produk ini sudah direkomendasikan

    oleh para ahli. Ingat ya, meskipun dikatakan bahwa produk telah direkomendasikan para

    ahli, belum tentu produk tersebut totally aman untuk kamu gunakan, karena kamu tidak

    tahu persis proses pengujian sampel yang dilakukan.

    Nah, janji di atas tidak memberi jaminan ya bahwa produk tersebut bisa memberi manfaat

    mencerahkan, menjaga kelembaban kulit atau menjaga kesuburan rambut kamu.


    7. Hypoallergenic, terbaik untuk kulit sensitif

    Ini adalah salah satu janji produk skincare yang popular. Dengan membaca kata

    “hypoallergenic” atau “untuk kulit sensitif”, kita biasanya sudah langsung 75% percaya

    bahwa produk tersebut tidak akan menyebabkan reaksi alergi.

    Tapi kamu tetap harus membaca lebih detail daftar bahan yang terkandung di dalam produk

    skincare tersebut, ya. Sebab, belum ada kualifikasi yang berlaku secara tepat mengenai

    suatu produk yang dianggap “hypoallergenic”. Sehingga tidak bisa dipastikan apakah

    metode pengujian hingga pembatasan bahan sudah memenuhi syarat atau tidak.


    Nah, sekarang kamu sudah tahu kan, apa saja klaim yang dikeluarkan oleh industri

    perawatan tubuh? Pada dasarnya, semua orang punya tipe kulit yang berbeda-beda baik

    kondisi atau kebutuhannya. Produk yang cocok buat temanmu belum tentu cocok buat

    kamu. Maka, kamu harus selalu aware dan lebih perhatian pada perawatan tubuh sendiri,

    dengan mengetahui betul produk dan kandungan apa saja yang terkandung di dalamnya.

    in Artikel
    Ketahui Klaim-Klaim dari Produk Skincare Sebelum  Membeli
    Yagi Forest Skincare September 13, 2025
    Share this post
    Tags
    Our blogs
    • Artikel
    • Our blog
    Archive



    ​
    Sign in to leave a comment
    Explore
    • Home
    • Our Story
    • FAQs
    • Contact
    • Marketplace

    Follow us
    • Tiktok
    • YouTube​​
    • Instagram
    Get in touch
    • hello@yagi.co.id
    • 0823-8391-4259
    Our Company
    An address must be specified for a map to be embedded

    ​

    Jl. Panglateh No.28-32, Merduati, Kuta Raja, Banda Aceh City, Aceh 23242 
    ​

    Copyright © Yagi Natural Indonesia 2024
    English (US) | Bahasa Indonesia
    Powered by Odoo - The #1 Open Source eCommerce